The Anarchic Consort : Chapter 01

8:35 PM Oyen 0 Comments


Chapter 1
Pembatalan Pertunangan
Translated by : Oyen
Editor : -
"Apa ini terlalu panas?"

Sebelum Helian Wei Wei pulih dari kegembiraan atas pertunangannya, dia terkejut saat melihat lelaki yang menjadi tunangannya sedang bermesraan dengan wanita lain!

Dan lagi, wanita itu bukanlah orang yang tidak dikenal, melainkan adik tirinya sendiri, Helian Jiao Er. Helian Jiao Er dengan hati-hati memegang segelas teh di tangannya, tersenyum lemah dan menggoyangkan kepalanya secara perlahan, wajahnya memerah seperti tomat. Wei Wei merasa seperti ada jarum yang menusuk hatinya melihat kejadian yang dilihatnya di depan mata.

Dengan rasa sakit hati yang mendalam, Wei Wei melangkah menuju ketempat kedua orang tersebut. Melihat Wei Wei, Jiao Er langsung mencuit dan wajahnya yang mungil menunjukkan ketakutan, dengan suaranya yang gemetar, dia menyerukan "Kak, biar aku jelaskan..,"

"Tidak ada yang perlu dijelaskan," Lelaki tersebut menentang, wajahnya yang tampan menunjukkan ketidakpedulian dan terlihat dingin. Sambil menepuk pundak Helian Jiao Er, dia berkata dengan halus, "tidak ada yang perlu dijelaskan pada wanita jahat itu,"

Wajah Wei Wei pucat, dia melangkah mundur dengan cepat sambil berkata, "Wanita jahat, haha, kamu bilang aku wanita jahat?" Dia menunggu lelaki ini selama 7 tahun! 7 tahun menunggu dengan gigih dan ini hasilnya?

"Apa yang kamu lakukan, pasti kamu tau dengan jelas." Nada lelaki tersebut sangat dingin dan kejam, matanya menunjukkan kemuakan saat melihat Wei Wei, "Aku berpikir bahwa kamu masih muda dan naif, tapi sepertinya tidak begitu. Jiao Er sangat baik hati, tetapi kamu ternyata sangat kejam kepadanya. Helian Wei Wei, seharusnya kekasaran dan keangkuhanmu ada batasnya!"

Helian Jiao Er sedikit menarik lengan baju lelaki tersebut sambil berkata,"Yang mulia, ini salah Jiao Er, kakakku sangat mencintai Yang Mulia, maka dari itu dia jahat kepada Jiao Er. Jiao Er... Jiao Er bisa bertahan!"

Jiao Er menangis saat mengatakan hal tersebut, sedikit menggigit bibir tipisnya sambil melihat lelaki tersebut dengan mata yang memerah dan penuh air mata. Penampilannya seperti menunjukkan seorang wanita yang sedang mengeluh dan mencari keadilan.

Melihat ini, lelaki tersebut kehilangan kesabarannya, melambaikan baju lengan panjangnya, lelaki tersebut melemparkan selembar kertas ke wajah Wei Wei. Diatas selembar kertas tersebut, hanya tertuliskan 1 kata- Pembatalan.

Tangan Wei Wei mulai bergetar, matanya seakan tersengat, dia juga merasa seakan badannya terbakar dan tidak nyaman. Lelaki tersebut tidak memberinya kesempatan, dan dia menuntun Jiao Er dengan hati-hati. Dia merasa Wei Wei bukanlah manusia melainkan hewan!

"Hahaha, pantas saja, tujuan utama Tuan Murong kesini adalah untuk membatalkan pertunangannya dengan Wei Wei, kalau tidak kenapa dia dengan sengaja datan kesini?" Helian Mei sangat senang melihat Wei Wei menderita dan dia merebut kertas pembatalan pertunangan itu dari Wei Wei.

Pada saat ini, Helian Jiao Er telah kembali dari mengirimkan lelaki itu pergi. Saat dia kembali dan melihat kertas itu, Helian Jiao Er mencibir. Dengan 1 tangan, dia melemparkan kertas itu kembali ke wajah Wei Wei sambil sedikit membungkuk Helian Jiao Er menggunakan tangannya yang lain, dia mengjenggut rambut Wei Wei dengan paksa!

"Bukankah kamu biasanya angkuh? Sekarang aku mau melihat kamu mencobanya!" Sikap pemalunya telah hilang, Jiao Er menarik rambut Wei Wei sambil menyentakkan kepala Wei Wei ke meja berkali-kali, "Sekarang pertunanganmu sudah dibatalkan, aku ingin melihat apa yang bisa kamu lakukan, wanita jalang!"

"Kak Jiao Er, tidak perlu banyak berkata kepada dia, berangan-angan ingin menjadi tunangan Yang Mulia dengan mengikutinya setiap hari seperti anjing kotor. Ayo beri pelajaran kepadanya agar dia tau posisinya sekarang!"

"Kamu benar!" Helian Jiao Er menyeringai, dengan tangannya, dia kembali menyentakkan kepala Wei Wei kedalam guci air yang berada di sebelah meja.

Guci air itu berisi penuh air dan saat kepala Wei Wei masuk sepenuhnya kedalam air tersebut, dia mulai tersedak dan kekurangan nafas. Wei Wei berusaha untuk keluar dari air tersebut, tetapi dia kurang kuat dan akhirnya dia tercebur sepenuhnya kedalam guci air itu.

Helian Jiao Er merasa tidak puas dan melanjutkan aksinya mencelupkan kepala Wei Wei kedalam air, "Kamu berani menantangku? Apa kamu tidak bisa berkaca? Kamu sangat menjijikkan, apa kamu tidak bisa melihat kalau Yang Mulia sudah muak denganmu! Namun kamu tetap mendekati Yang Mulia, sangat tidak tau malu!"

Rasa sakit menyerang ke seluruh bagian kulit kepala Wei Wei akibat hentakkan sadis dari Helian Jiao Er. Wei Wei merasa kulitnya seperti terkelupas selama disiksa di dalam air. Wei Wei kesulitan bernafas dan menelan banyak air yang dingin. Wei Wei putus asa dan cahaya di matanya mulai kabur.

Melihat hal ini, Helian Jiao Er memancarkan aura berbahaya dari matanya dan mengatakan hal yang selama ini disimpannya di dalam hati,"Adikku, kenapa kita tidak buang saja wanita jahat ini ke sungai? Kita bisa bilang kalau dia memutuskan untuk bunuh diri setelah menerima surat pembatalan pertunganan,"

Suara kedua orang tersebut menjadi semakin jauh dari pendengaran Wei Wei, dan akhirnya terdengarkan suara percikan air yang besar. Akhirnya, terlepas dari suara itu membuat Wei Wei merasa pahit. Namun, dia tidak ingin untuk melepaskan!

Apabila ada seseorang yang membantunya untuk merebut semua hal yang seharusnya miliknya, dia akan mengorbankan segalanya. Wei Wei mulai kehilangan kesadarannya, matanya penuh dengan air mata dan tiba-tiba dia melihat sebuah gerbang yang sangat besar, gerbang tersebut seperti tidak berasal dari dunianya...

.....

Rasa sakit menyebar ke seluruh tubuh Wei Wei dan isakan lemah yang tak berhenti di sampingnya, Helian Wei Wei merasa sesuatu menariknya dari kegelapan. Pada saat dia membuka mata, Wei Wei terkejut melihat pemandangan di sekitarnya.

Ada sebuah jembatan kecil diatas aliran sungai jernih, paviliun megah dengan jalan setapak berbatu, dan seorang wanita tua menggunakan gaun kuno sedang bersujud dan terisak disebelah Wei Wei. Saat wanita tua itu menyadari bahwa Wei Wei telah sadar, dia merasa lega, memaksakan dirinya untuk tersenyum dan menahan tangisnya. Dia langsung mengusap air matanya.

Helian Wei Wei menatap wanita itu tanpa bergerak, seakan dia belum benar-benar sadar. Ekspresinya menjadi suram selama berjalannya waktu.

Melihat keadaan Wei Wei, wanita tua itu langsung merasa khawatir dan tegang, dia cepat-cepat bertanya,"Nona, ada apa denganmu? Kamu baik-baik saja? Apa ada yang dirasa tidak nyaman?"

Wei Wei tidak berkata apa-apa, dia tetap diam untuk sesaat dan dia menatap wanita tua itu dengan tidak ramah.

"Nona...," Wanita tua itu terkejut saat melihat padangan mata Wei Wei, dia berkata sambil gemetar, "Nona, kamu tidak bisa berkata apapun, ini tidak baik! Apa yang harus kita lakukan? Budak tua ini akan segera pergi melaporkan kepada Tuan di tempat belajarnya, kamu adalah satu-satunya darah daging dari Keluarga Helian ini! Walaupun dia tidak berperasaan, dia harus tetap melakukan sesuatu, dia tidak boleh melakukan hal ini kepada Nona! Dia malah berbuat jahat kepada orang yang telah mengasuhnya (bite the hand that feeds one = pribahasa yang mengartikan tidak tau terima kasih dan berbuat jahat kepada orang yang telah merawatnya). Ini sudah kelewatan!"

Tuan? Berbuat jahat pada orang yang merawatnya?

Mata Wei Wei terbenam, tentu saja ini adalah sebuah lelucon. Siapa yang berani sekali mengelabuiku, seoarang Ratu Prajurit Bayaran yang terkenal?

Mereka sama saja cari mati!

Wei Wei bergerak sedikit, saat dia hendak berdiri tiba-tiba banyak sekali kilas balik yang muncul di dalam benaknya. Ingatan yang bukan miliknya mengalir masuk ke dalam pikirannya, dan semua informasi tersebut membuatnya pusing dan mual.

Ingatan ini berasal dari orang lain, dan ingatan ini dimulai dari bayi hingga perempuan ini berumur 15 tahun. Ingatan ini sangat berantakan dan berisi dari memori yang tidak lengkap. Bagi Helian Wei Wei ini membuka dunia baru untuknya.

Tempat ini berbeda dari dunianya di abad ke 21. Ini adalah tempat kuno dimana semua orang dipimpin oleh Kaisar. Di dunia baru ini, seseorang yang memiliki seni bela diri tinggi akan dihormati, seseorang yang kuat memiliki hak untuk berbicara.

Sebagai seorang Prajurit Bayaran terkenal, Wei Wei tidak bisa percaya, setelah dia tidur dengan tiba-tiba dia dibawa kedunia ini. Terlebih lagi dia berpindah ketubuh seorang gadis muda?!

You Might Also Like

0 comments: